Kontak Kami

Selamat berbelanja, Shopper!

Al-Hidayah Madu dan Herbal, Jln Godean Km 8, Klajuran, Sidokarto, Godean, Sleman, DIY Buka mulai jam 8-5.30 Sore. Menyediakan Berbagai macam Herbal dan Madu Murni. Untuk Info Pemesana Hub WA/HP : 0812 3221 1331
Beranda » Artikel Terkait » Diabetes Mellitus Tipe 2, Apa Itu Kencing Manis (Diabetes)

Diabetes Mellitus Tipe 2, Apa Itu Kencing Manis (Diabetes)

Diposting pada 28 Desember 2018 oleh Alhidayah Madu
Diabetes Mellitus Tipe 2

Diabetes Mellitus Tipe 2

DIABETES MELLITUS (Kencing Manis)

Adalah suatau penyakit dimana gula sederhana yang bernama glukosa di dalam darah  berkadar tinggi. Hal ini dikarenakan tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin dengan baik. Kencing manis disebut sebagai The Great Imitator karena penyakit ini dapat menyerang semua organ tubuh dan menimbulkan berbagai keluhan.

Diabetes berarti banyak kencing, sedangkan mellitus berarti manis. Disini, terjadi gangguan keseimbangan pengangkutan glukosa yang dikeluarkan dari hati. Akibatnya kadar glukosa dalam darah meningkat. Kelebihan glukosa ini dikeluarkan tubuh melalui urin. Oleh karena itu, urin menjadi banyak dan mengandung gula. Meningkatnya kadar gula ini disebabkan oleh 2 hal.

Pertama, karena pankreas tidak dapat memproduksi insulin lagi, kedua, karena sel tubuh tidak dapat memberikan respon pada insulin sebagai kunci untuk membuka pintu sel, sehingga glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel dan mengakibatkan tumpukan gula dalam darah.

Kencing manis dapat timbul perlahan-lahan sehingga pengidap tidak menyadarinya kalau dirinya terserang kencing manis. Banyak pengidap yang baru mengetahui dirinya menderita kencing manis setelah dilakukan cek gula darah i lab. Gula darah yang tinggi ini, pada awalnya tidak menimbulkan keluhan. Namun, keluhan akan timbul seiring dengan semakin menumpuknya gula dalam darah. Yang paling sering muncul pada pasien kencing manis adalah keluhan pada kulit, seperti gatal-gatal, bisul, atau luka yang tidak juga sembuh.

Keluhan kewanitaan, seperti keputihan, keluhan pada tungkai, seperti kesemutan, dan rasa baal. Termasuk juga tubuh yang selalu haus sehingga sering minum dan sering buang air kecil. Akibatnya tubuh pun semakin melemah.

BERAPAKAH KADAR GULA YANG SEHAT?

Kadar gula dalam darah selalu berubah-ubah setiap hari, kadang naik, kadang turun, tergantung makanan apa yang dimakan dan aktivitas apa yang dilakukan pada hari itu. Kadar gula darah yang normal pada pagi hari setelah malam sebelumnya berpuasa adalah 70-110 mg/dl. Kadar ini setara dengan 1 sendok teh gula dalam 1 galon air. Apabila gula darah disaat puasa diatas 126 mg/dl, dan kadar gula 2 jam sesudah makan diatas 200 mg/dl, maka dia dianggap sebagai penderita diabetes mellitus.

Apabila gula darah sudah diatas 140 mg/dl, maka harus segera diobati, karena gula yang tinggi ini bisa menimbulkan komplikasi. Seseorang juga bisa melakukan tes gula dengan HbA1c dan jika hasilnya di atas 6,0%, maka dia dianggap menderita diabetes mellitus.

TIPE-TIPE KENCING MANIS

Secara umum, diabetes dikelompokkan menjadi 2 tipe, yaitu

1. Diabetes mellitus tipe 1

Diabetes tipe 1 ini muncul ketika pankreas sebagai pabrik insulin tidak dapat atau kurang mampu memproduksi insulin. Akibatnya, insulin dalam tubuh berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali. Sehingga, glukosa menumpuk dalam peredaran darah karena tidak dapat diangkut kedalam sel. Jadi, pasien diabetes satu ini memerlukan tambahan insulin dari luar tubuh karena sel-sel pankreasnya rusak.

Diabetes ini disebut juga Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM), karena pasien sangat bergantung kepada insulin dari luar tubuh. Ia memerlukan suntikan insulin setiap hari untuk mencukupi kebutuhan insulin tubuhnya. Sebagian besar diabetes mellitus tipe 1 terjadi sebelum usia 30 tahun. Bahkan banyak yang muncul sejak anak-anak atau remaja. Penyebabnya adalah gangguan sistem imun atau kekebalan tubuh yang mengakibatkan kerusakan sel pankreas. Pemicunya adalah faktor bawaan genetik, infeksi virus, atau malnutrisi.

2. Diabetes Mellitus Tipe 2

Ini adalah jenis diabetes yang paling sering ditemui. Biasanya terjadi pada usia 40 tahun keatas. Walaupun bisa juga menyerang usia 20-an keatas. Disebut juga dengan Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM), atau diabetes yang tidak tergantung terhadap pemberian insulin dari luar tubuh, karena biasanya pasien tidak perlu suntikan insulin, namun cukup diberi pengobatan yang bekerja memperbaiki fungsi insulin, menurunkan kadar glukosa, memperbaiki pengolahan gula di hati, dan lainnya.

Bahkan dengan diet yang baik, pasien ini tidak memerlukan obat sama sekali. Karena pada tipe diabetes mellitus tipe 2 ini tubuh masih bisa memproduksi insulin, namun kwalitas insulinnya jelek, sehingga tidak dapat memasukkan gula ke dalam sel. Akibatnya terjadi penumpukan gula dalam darah. Faktor yang bisa memacu timbulnya diabetes mellitus tipe 2 adalah obesitas (kegemukan), serta kelebihan kolesterol.

Bagikan informasi tentang Diabetes Mellitus Tipe 2, Apa Itu Kencing Manis (Diabetes) kepada teman atau kerabat Anda.

Diabetes Mellitus Tipe 2, Apa Itu Kencing Manis (Diabetes) | Alhidayah Madu

Komentar dinonaktifkan: Diabetes Mellitus Tipe 2, Apa Itu Kencing Manis (Diabetes)

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR